Kupas Tuntas Manfaat Mengkudu untuk Gula Darah dan Hipertensi

Kupas Tuntas Manfaat Mengkudu untuk Gula Darah dan Hipertensi

Di balik aromanya yang menyengat, buah mengkudu ternyata menyimpan segudang manfaat untuk penderita gula darah tinggi dan hipertensi. Anda tentu tidak asing dengan buah berwarna hijau kekuningan dengan permukaan berbintil ini, bukan?

Bagi sebagian orang, mengkudu mungkin menjadi buah yang dihindari karena rasa pahit dan baunya yang tak sedap. Namun, jangan salah sangka. Di balik penampilannya yang kurang menarik, buah yang banyak tumbuh di Asia ini, menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Belakangan ini, popularitas buah mengkudu kembali naik daun lantaran manfaatnya bagi diabetes dan tekanan darah tinggi. Namun, seberapa efektif mengkudu untuk mengatasinya? Mari kita kupas tuntas!

Kandungan dan Manfaat Mengkudu

Melansir dari laman Hello Sehat, mengkudu kaya akan antioksidan, vitamin C, vitamin E, dan senyawa fitokimia unik. Salah satu yang paling terkenal adalah Scopoletin dan Proxeronine. Senyawa-senyawa inilah yang bekerja di tingkat sel untuk memperbaiki fungsi tubuh yang rusak.

Nah, manfaat dan khasiat buah mengkudu, ternyata sudah didukung oleh banyak riset ilmiah. Belakangan ini, mengkudu bahkan banyak diformulasi ke dalam sediaan kapsul obat. Berikut ini, beberapa studi yang mendukung manfaat tersebut!

1. Menurunkan Gula Darah

Manfaat Mengkudu untuk Gula Darah dan Hipertensi

Bagi penderita diabetes tipe 2, menjaga kadar gula darah adalah perjuangan yang harus dilakukan sepanjang hidup. Kabar baiknya, mengkudu bisa menjadi salah satu solusi murah yang bisa kita dapatkan di sekitar pekarangan rumah.

Sebuah studi yang terbit dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine pada 2018 lalu memberikan bukti menarik. Studi ini, membuktikan konsumsi mengkudu rutin selama delapan minggu, berhasil menurunkan rata-rata kadar gula darah pagi hari.

Nah, mengkudu bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin. Bayangkan, insulin ini adalah kunci yang membuka pintu sel supaya gula bisa masuk dan berubah menjadi energi. Pada penderita diabetes, kunci ini tak bekerja dengan baik (resistensi insulin).

2. Mengontrol Tekanan Darah

Hasil Pengukuran Tekanan Darah, Hipertensi di Usia Muda

Baik diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi) sering kali hadir sepaket. Jika Anda memiliki keduanya, risiko komplikasi seperti serangan jantung dan stroke akan melonjak dengan drastis.

Di sinilah peran senyawa Scopoletin dalam mengkudu. Senyawa ini memiliki sifat vasodilator, yang artinya mampu melebarkan pembuluh darah yang menyempit. Saat pembuluh darah melebar, aliran darah menjadi lebih lancar, dan beban kerja jantung pun berkurang.

Hal ini secara otomatis membantu menurunkan tekanan darah. Studi dalam jurnal Foods mencatat bahwa konsumsi rutin mengkudu dapat melindungi kesehatan kardiovaskular, sehingga bisa menjauhkannya dari komplikasi berbahaya akibat hipertensi kronis.

3. Menjaga Berat Badan

Ilustrasi Obesitas Penyebab Hipertensi

Obesitas adalah salah satu pemicu utama diabetes. Menurunkan berat badan bagi penderitanya bukan cuma soal penampilan saja, tetapi juga soal memangkas risiko penyakit. Selain menstabilkan gula darah, mengkudu juga bermanfaat untuk menjaga berat badan.

Berdasarkan studi dalam jurnal Foods pada 2018 lalu, mengkudu membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Meskipun bukan obat kurus instan, mengonsumsi mengkudu secara rutin bisa mempercepat pembakaran lemak dan mencegah penumpukan kolesterol jahat.

Tips Mengolah Buah Mengkudu

Jujur saja, memakan mengkudu mentah adalah tantangan tersendiri, kan? Rasa pahit dan bau tajamnya memang cukup berat bagi kebanyakan lidah. Namun, kita tetap bisa mengakalinya dengan trik berikut agar rasa dan aromanya bisa lebih bersahabat.

  • Buat menjadi jus, tetapi jangan minum jus mengkudu murni. Untuk meminimalisir rasa dan aroma, campurkan dengan buah yang memiliki rasa manis dan aroma segar, seperti apel, nanas, atau kiwi.
  • Jika perlu, tambahkan rempah untuk menutupi rasa dan menambah khasiatnya. Jahe atau kunyit misal, bisa menyamarkan bau langu mengkudu, sekaligus menambah khasiat anti-inflamasi.
  • Hindari gula pasir, cobalah gunakan sedikit madu murni untuk menetralkan rasa pahitnya tanpa memicu lonjakan gula darah.

Namun, meskipun alami, bukan berarti mengkudu aman untuk semua orang secara sembarangan. Mengkudu mengandung kalium (potasium) yang sangat tinggi. Nah, jika Anda punya riwayat penyakit ginjal, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi mengkudu.

Mengkudu di sini hanya berfungsi sebagai pendamping saja, bukan pengganti obat dokter sepenuhnya. Jadikan jus mengkudu sebagai bagian dari pola makan sehat harian Anda, sembari tetap rutin berkonsultasi dengan tenaga medis.

Selain itu, penderita diabetes ataupun hipertensi juga dapat berikhtiar untuk menjaga kadar gula darah dengan produk herbal Habbatus Sauda 4 in 1. Formula Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis, terbukti empiris berkhasiat untuk menjaga kadar gula dan tekanan darah.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG