Selain Enak, Buncis Juga Punya Manfaat untuk Gula Darah

Selain Enak, Buncis Juga Punya Manfaat untuk Gula Darah

Siapa yang tak kenal buncis? Sayuran hijau cerah ini gampang kita temui, entah dalam bentuk tumisan, sup, atau pendamping bistik. Rasanya yang renyah dan agak manis membuat buncis jadi favorit banyak orang. Nah, selain enak, buncis juga punya manfaat untuk menjaga gula darah.

Menjaga angka gula darah tetap normal adalah kunci utama, terlebih bagi pasien diabetes atau mereka yang memiliki risiko gula darah tinggi. Kabar baiknya, buncis sering disebut-sebut sebagai superfood yang ramah bagi penderita diabetes. Lantas, kenapa demikian?

Manfaat Buncis untuk Penderita Gula Darah Tinggi

Manfaat Buncis untuk Diabetes

Buncis adalah jenis polong-polongan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Menurut American Diabetes Association, buncis mempunyai kemampuan menjaga konsentrasi glukosa darah jauh lebih baik ketimbang makanan bertepung seperti kentang atau nasi.

Oleh karena itu, para ahli menilai konsumsi buncis cukup aman untuk orang yang memiliki gula darah tinggi. Tak berhenti di situ, buncis ternyata juga memiliki segudang manfaat yang baik untuk penderita gula darah tinggi. Apa saja manfaatnya?

1. Indeks Glikemik (IG) Rendah

Bagi penderita diabetes, angka IG adalah pertimbangan pertama sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suatu pangan. Buncis memiliki skor IG yang cukup rendah, yakni di bawah 55. Buncis punya IG rendah lantaran serat dan karbohidrat kompleks di dalamnya.

IG rendah artinya, saat Anda mengonsumsi buncis, tubuh tidak akan mengubahnya menjadi gula secara mendadak. Buncis dicerna secara perlahan, sehingga tidak memicu lonjakan gula darah yang drastis setelah makan.

2. Serat Pangan yang Tinggi

Manfaat buncis dalam mengontrol gula darah tak lepas dari kandungan seratnya yang tinggi. Serat membuat proses penyerapan karbohidrat menjadi lebih lambat. Karena prosesnya melambat, gula yang masuk ke aliran darah pun menjadi lebih stabil dan terkendali.

Di dalam saluran pencernaan, serat akan membentuk semacam gel yang memperlambat kerja enzim pencernaan karbohidrat. Pola makan tinggi serat dalam jangka panjang juga bisa membantu sel tubuh merespons insulin dengan lebih baik.

3. Mencegah Komplikasi pada Jantung

Diabetes adalah penyakit yang berisiko karena mampu membuka jalan bagi timbulnya penyakit lainnya, terutama gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Kadar gula yang tinggi terus-menerus bisa merusak pembuluh darah.

Di sinilah buncis berperan. Buncis mengandung antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid yang bisa membantu meredakan peradangan pada sel-sel tubuh. Ditambah lagi, buncis memiliki kalium yang baik untuk menjaga tekanan darah. Dengan begitu, risiko hipertensi dan stroke bisa ditekan.

4. Cocok untuk Menurunkan Berat Badan

Biasanya, dokter menyarankan pasien diabetes untuk menurunkan berat badan demi penjagaan gula yang lebih baik. Nah, buncis adalah pilihan lauk yang cerdas, karena buncis cukup rendah kalori namun padat nutrisi.

Kandungan serat dan protein nabatinya memberikan efek kenyang lebih cepat. Harapannya, Anda tidak akan mudah tergoda untuk ngemil makanan yang tidak sehat saat berada di antara senggang jam makan besar.

Tips Mengonsumsi Buncis agar Tetap Sehat

Mengolah Buncis

Meskipun sehat, bagaimana cara kita mengolah buncis juga sangat menentukan. Nah, jangan sampai niat hati ingin sehat, tapi malah salah langkah. Berikut ini adalah tips sederhana dalam mengonsumsi buncis agar tetap sehat.

  • Jangan memasaknya terlalu lama. Merebus atau menumis buncis terlalu lama (sampai layu sekali) bisa menghilangkan sebagian vitaminnya. Masaklah hingga matang, tetapi masih terasa renyah.
  • Hindari santan dan minyak berlebih. Buncis yang diolah bersantan kental atau digoreng tepung (deep fried), kalori dan lemak jenuhnya justru akan melonjak. Sebaiknya olah dengan cara kukus, tumis dengan sedikit minyak zaitun, atau sup bening.
  • Kombinasikan dengan asupan yang sama-sama tinggi nutrisi. Padukan dengan karbohidrat kompleks (misalnya nasi merah atau jagung) dan protein berkualitas (ikan, tempe, atau dada ayam) agar menjadi menu yang seimbang.

Nah, meski buncis punya manfaat untuk penderita gula darah tinggi, ia hanyalah makanan penunjang, bukan pengganti obat. Selain rutin memakan buncis, Anda juga tetap disarankan mengikuti saran/resep dokter dengan disiplin.

Selain itu, penderita diabetes atau gula darah tinggi juga bisa berikhtiar untuk menjaga kadar gula darah dengan produk herbal Habbatus Sauda 4 in 1. Formula Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis, terbukti empiris berkhasiat untuk menjaga kadar gula dan tekanan darah.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG