Alpukat, buah bertekstur lembut, creamy, dan banyak kita jumpai di sekitar ini, ternyata punya manfaat luar biasa. Selain cara penghidangannya yang fleksibel, alpukat juga terkenal sebagai salah satu buah terbaik untuk menurunkan kolesterol secara alami.
Dalam dunia pangan, alpukat dianggap sebagai superfood karena sangat kaya akan nutrisi dan mengandung vitamin, mineral, serat, dan lemak sehat. Alpukat bahkan mengandung asam lemak tak jenuh tunggal, antioksidan, dan kalium yang lebih banyak ketimbang buah lainnya.
Alasan Kenapa Alpukat Sangat Bagus untuk Menurunkan Kolesterol
Ternyata, tidak semua makanan berlemak buruk untuk kesehatan, contohnya, alpukat. Menurut American Heart Association (AHA), alpukat membantu tubuh untuk menurunkan LDL (low-density lipoprotein) atau kadar kolesterol jahat.
1. Kaya akan Lemak Sehat

AHA menyebutkan bahwa alpukat merupakan salah satu sumber terbaik lemak tak jenuh tunggal (MUFA). Berbeda dengan lemak jahat yang biasa kita kenal, MUFA adalah jenis lemak sehat yang mempunyai banyak manfaat.
- Membantu menurunkan kolesterol LDL.
- Menjaga kadar kolesterol baik (HDL).
- Membantu menurunkan risiko penyakit kardio.
Mengutip dari laman Hello Sehat, lemak MUFA bekerja dengan cara menggantikan peran lemak jenuh yang berasal dari produk hewani, sehingga tubuh tidak memproduksi kolesterol jahat secara berlebihan.
2. Mengandung Serat Larut

Alpukat kaya serat, terutama serat larut, yang berfungsi mengikat kolesterol di usus, mempercepat pembuangan, menurunkan kadar LDL, membantu mengontrol gula darah, dan menjaga kesehatan pencernaan.
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), satu buah alpukat berukuran sedang bisa menyediakan sekitar 10 gram serat, Jumlah yang sudah cukup untuk memenuhi hampir sepertiga dari kebutuhan harian kita.
3. Tinggi Fitosterol
Fitosterol adalah senyawa alami pada tumbuhan yang strukturnya mirip dengan kolesterol. Saat mengonsumsinya, fitosterol akan bersaing dengan kolesterol makanan di usus sehingga membantu mengurangi jumlah kolesterol yang masuk ke aliran darah.
Selain menghambat penyerapan kolesterol, fitosterol juga bisa memperbaiki regulasi kolesterol kembali ke tingkat yang normal. Melansir dari laman CNN, dr. Djoko Maryono, Sp.PD mengatakan bahwa fitosterol adalah penurun kolesterol alami yang aman dari efek samping.
4. Sumber Vitamin dan Mineral

Alpukat adalah buah yang mengandung kombinasi nutrisi yang saling mendukung. Kombinasi komplet ini membuat alpukat tidak hanya cocok untuk mengontrol kadar kolesterol saja, tetapi juga pas untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Salah satu kandungan utama alpukat, yakni kalium, magnesium, vitamin E, dan antioksidan. Kombinasinya bisa melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Ia juga bisa menjaga tekanan darah dan mendukung metabolisme lemak yang sehat.
Alpukat Cocok untuk Diet Penderita Kolesterol yang Obesitas

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association menunjukkan bahwa konsumsi alpukat mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, menjaga asupan kalori tetap stabil, serta lebih efektif menurunkan kadar kolesterol LDL ketimbang diet rendah lemak.
Penelitian tersebut melibatkan 45 orang sehat (perempuan dan laki-laki) dengan kondisi kelebihan berat badan. Partisipan yang terlibat berusia 21-70 tahun. Terbagi menjadi tiga grup, partisipan diminta peneliti untuk melakukan serangkaian diet.
Setelah studi usai, hasil menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi diet rendah lemak tanpa konsumsi alpukat memiliki kadar LDL yang paling buruk, ketimbang partisipan yang menjalani diet dengan alpukat.
Tips Mengombinasikan Alpukat ke Dalam Pola Makan untuk Menurunkan Kolesterol
Mengonsumsi alpukat tidak harus selalu dibuat jus atau es alpukat yang diberi gula kental manis (yang justru kurang sehat). Ada banyak cara sehat untuk menikmatinya, misalnya saja seperti berikut.
- Kombinasikan ke dalam salad. Potongan alpukat memberikan tekstur creamy yang pas, sekaligus menambah kandungan lemak sehat dalam menu sayur.
- Campurkan alpukat ke dalam sandwich atau wrap. Ganti mayones dengan irisan alpukat untuk pilihan yang lebih sehat.
- Smoothies alpukat tanpa gula. Blend alpukat dengan pisang, bayam, dan air atau susu rendah lemak untuk membuat minuman mengenyangkan.
- Alpukat juga bisa digunakan sebagai pelengkap makanan berprotein. Ia cocok disajikan dengan ayam panggang, ikan, atau telur rebus.
- Salah satu rekomendasi AHA, yakni menambahkan alpukat ke dalam praktik diet Mediterania. Fokus diet ini ada pada asupan gandum utuh, buah dan sayur, lemak ikan, minyak zaitun, serta tentu saja alpukat sebagai sumber MUFA tambahan.
Pasien kolesterol tinggi juga bisa berikhtiar dengan Habbatus Sauda 4 in 1. Obat herbal dengan formulasi Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis ini, terbukti secara empiris mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik.


