Benarkah Golongan Darah Tertentu Lebih Rentan Kena Kolesterol?

Benarkah Golongan Darah Tertentu Lebih Rentan Kena Kolesterol?

Belakangan ini, muncul anggapan bahwa golongan darah tertentu memiliki risiko lebih besar mengalami kadar kolesterol tinggi ketimbang yang lain. Klaim ini tentu membuat banyak orang penasaran. Namun, apakah hal ini benar secara medis?

Fakta di Balik Golongan Darah dan Kolesterol

Golongan Darah

Isu ini sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Di tahun 2012, sebuah studi menarik yang dipublikasikan dalam jurnal medis Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology sempat mengungkap temuan ini.

Ketika itu, para peneliti membedah data-data perkembangan penyakit jantung koroner dari ribuan orang untuk mencari tahu akar masalahnya. Peneliti menemukan hasil yang cukup menarik soal golongan darah penderita.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pemilik golongan darah A, B, dan AB secara statistik memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami masalah kardiovaskular, ketimbang dengan orang-orang yang punya golongan darah O.

Lalu, pertanyaannya sekarang, apakah ini berarti orang dengan golongan darah A atau B akan otomatis pasti terkena kolesterol tinggi? Nah, mari kita luruskan dulu hal ini. Ada penjelasan dokter terkait hal ini!

Kolesterol Tak Ditentukan dari Golongan Darah

Hubungan Antara Kolesterol dan Golongan Darah

Menanggapi kekhawatiran ini, Dr. Raj Dasgupta, kepala penasihat medis dari Fortune Recommends, memberikan penjelasan yang cukup membuat lega. Menurut Dr. Dasgupta, kolesterol dalam tubuh sama sekali tidak ditentukan secara mentah oleh golongan darah.

Lebih lanjut lagi, penyebab kolesterol terbesar justru dari faktor genetika dan pola makan. “Kadar kolesterol sebagian besar terpengaruh oleh genetika keturunan, apa yang masuk ke mulut alias makananmu, dan bagaimana gaya hidupmu sehari-hari,” jelasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa kolesterol itu punya dua jenis, kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kalau kadar LDL ini terlalu tinggi, dia bisa menyumbat pembuluh darah arteri, dan inilah yang menjadi ancaman serius bagi kesehatan jantung kita.

Intinya, daripada terlalu memusingkan dan menyalahkan golongan darah (yang tentu saja tidak bisa kita ubah), jauh lebih masuk akal dan bermanfaat jika kita fokus mengambil langkah yang konkrit untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil.

Tips Menjaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil

Tidak peduli apakah golongan darah Anda A, B, AB, atau O, ikhtiar untuk menjaga kadar kolesterol tetap harus jalan. Dr. Dasgupta membagikan lima langkah praktis yang bisa mulai kita terapkan.

1. Perbanyak Asupan Serat

Pola Makan Sayur untuk Menjaga Kadar Kolesterol

Jika selama ini Anda jarang makan sayur atau buah, sekarang saatnya berubah. Dr. Dasgupta sangat merekomendasikan kita untuk memperbanyak asupan serat harian. Kita bisa mulai merutinkan makan apel, pisang, pir, brokoli, dan sayur-buah lainnya.

“Serat bekerja dengan cara mencegah tubuh menyerap terlalu banyak kolesterol jahat. Ini perubahan kebiasaan yang sangat mudah dilakukan,” kata Dr. Dasgupta. Nah, jika belum terbiasa, Anda bisa tambahkan porsi serat ini secara bertahap saja.

2. Sortir Sumber Asupan Lemak

Mendengar kata kolesterol, terkadang membuat orang takut dengan yang namanya lemak. Padahal, tubuh kita tetap membutuhkan lemak. Kuncinya ada pada jenis lemak yang kita pilih.

Kurangilah lemak jenuh yang biasanya nongkrong di daging merah berlemak tinggi atau mentega. Sebagai gantinya, beralihlah ke sumber lemak baik dari minyak zaitun, alpukat, atau kacang-kacangan.

3. Rutin Berolahraga

Kurang Olahraga, Penyebab Daya Tahan Tubuh Lemah

Olahraga adalah salah satu cara paling ampuh untuk melawan kolesterol. Mulai dari yang mudah, seperti jalan cepat yang konsisten selama 30 menit beberapa kali dalam seminggu. Ini saja sudah cukup untuk mendongkrak kadar kolesterol baik (HDL).

Faktanya, menurut penelitian Journal of the American Heart Association pada tahun 2022 menunjukkan bahwa pria muda yang rutin olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi selama 12 minggu mengalami perbaikan kadar kolesterol yang drastis.

4. Batasi Gula dan Karbohidrat

Minuman manis kekinian, camilan bergula, dan hidangan tinggi gula lainnya memang enak dan mudah kita dapat. Sayangnya, makanan jenis ini bisa memicu lonjakan kolesterol. Anda perlu membatasinya atau menggantinya dengan sumber karbohidrat utuh.

Sebagai gambaran, American Heart Association hanya membatasi konsumsi gula maksimal 36 gram sehari untuk pria, dan 25 gram untuk wanita. Dan jika melebihi takaran harian tersebut, tubuh lebih berisiko terkena penyakit.

5. Berhenti Merokok Total

Asap rokok secara langsung merusak profil lipid tubuh dengan menurunkan kadar kolesterol baik dan menaikkan kolesterol jahat secara bersamaan. Kombinasi mematikan ini lama-kelamaan akan merusak dinding pembuluh darah, memicu penyumbatan, dan mempersempit arteri.

Sebagai ikhtiar lanjutan, Habbatus Sauda 4 in 1 juga dapat menjadi opsi untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal. Formula Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis di dalamnya, terbukti secara empiris berkhasiat untuk kesehatan pembuluh darah dan metabolisme lemak.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG