Kenali Manfaat dan Efek Samping Kopi untuk Penderita Asma

Kenali Manfaat dan Efek Samping Kopi untuk Penderita Asma

Bagi banyak orang, menyeruput secangkir kopi di pagi hari adalah kebiasaan wajib sebelum memulai aktivitas. Aroma dan rasanya yang khas dapat membuat tubuh terasa lebih segar dan fokus. Apalagi, bagi penderita asma, kopi punya manfaat yang bagus.

Betul sekali, kandungan kafein di dalam kopi ternyata bisa membantu melegakan saluran pernapasan. Hanya saja, manfaat kopi bagi penderita asma tersebut bukan tanpa batas dan aturan. Kopi juga punya efek samping jika konsumsinya berlebihan. Mari kita bahas!

Manfaat Kopi untuk Penderita Asma

Manfaat Kopi untuk Penderita Asma

Jadi, kopi mengandung kafein (trimethylxanthine), yakni senyawa alami yang bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat. Zat ini bisa ditemukan tidak hanya dalam kopi, tapi juga dalam teh, cokelat, minuman berenergi, dan bahkan soda.

Dan yang menarik adalah, kafein memiliki efek bronkodilator ringan. Kafein bisa membantu merilekskan otot di sekitar saluran napas, sehingga udara bisa keluar-masuk ke dalam paru-paru dengan lebih lancar.

Mengutip dari Hello Sehat, efek ini mirip dengan teofilin, yaitu obat yang biasa diresepkan dokter untuk mengatasi asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Bedanya, efek kafein cukup ringan dan tidak sekuat obat medis.

Meski begitu, kafein sudah cukup membantu meredakan gejala ringan seperti napas terasa berat atau sesak ringan. Beberapa penelitian mendukung hal ini. Misalnya saja, dalam studi dari The Cochrane Collaboration.

Studi tersebut meneliti sebanyak 75 penderita asma, memintanya mengonsumsi kopi berkafein dan kopi tanpa kafein. Hasilnya, menunjukkan bahwa fungsi paru-paru meningkat dalam dua jam setelah minum kopi berkafein, dan efeknya dapat bertahan hingga empat jam.

Namun, para peneliti menegaskan bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis kafein yang benar-benar aman dan efektif bagi penderita asma. Jadi, walaupun ada manfaatnya, tetap perlu hati-hati dan jangan menjadikannya sebagai pengganti obat.

Bolehkah Penderita Asma Minum Kopi Setiap Hari?

Siapkan Inhaler, Tips Perjalaan untuk Penderita Asma

Simpelnya boleh, asal tidak berlebihan. Bagi penderita asma, minum kopi secukupnya dapat menjadi pilihan tambahan untuk membantu meredakan gejala sesak. Namun, ia tidak boleh digunakan sebagai pengganti obat.

Obat asma yang dari dokter tetap harus penderita konsumsi secara rutin, dan tidak boleh abai dengan konsultasi medis. Selain meminum kopi, gaya hidup penderita asma juga tetap harus terjaga. Misalnya saja, seperti berikut.

  • Menghindari paparan asap rokok dan polusi.
  • Rajin olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan cukup cairan.

Mengutip dari laman MedlinePlus, batasan meminum kafein dalam sehari adalah 2-4 cangkir. Selama penderita asma mengikuti saran tersebut, efek samping dan potensi timbulnya masalah tentunya bisa lebih minim.

Efek Samping Kafein untuk Penderita Asma

Efek Samping Kopi untuk Asma

Kopi memang punya sisi positif, tetapi seperti penjelasan sebelumnya, kafein bukan berarti bebas risiko. Mengonsumsi kopi atau minuman berkafein secara berlebihan justru bisa memberikan dampak negatif bagi penderita asma. Misalnya, seperti berikut.

  • Jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur.
  • Sesak napas karena jantung bekerja lebih keras.
  • Sakit kepala dan pusing.
  • Mual atau gangguan pencernaan.
  • Sulit berkonsentrasi dan gelisah.
  • Rasa terbakar di dada (heartburn).
  • Memperparah GERD yang bisa memicu sesak.

Terlebih, ada juga sedikit penderita asma yang sensitif terhadap kafein. Jika demikian, kondisi ini bisa memperburuk gejala pernapasan. Nah, apabila setelah minum kopi merasa jantung berdebar, napas pendek, atau dada terasa sesak, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan ke dokter.

Jika tetap ingin mendapatkan manfaat kafein tanpa minum kopi, teh bisa menjadi pilihan yang lebih ringan. Teh hitam mempunyai kafein dalam jumlah sedang, begitu juga teh hijau, mengandung antioksidan yang cukup tinggi.

Penderita asma juga bisa mencoba obat herbal alami dengan ekstrak Nigella sativa. Jintan hitam bermanfaat mengurangi peradangan, memperbaiki fungsi saluran napas, hingga membantu mengatasi asma berkat senyawa thymoquinone dan kandungan lainnya di dalamnya.

Habbatus Sauda Kapsul

BELI SEKARANG