Meski Mengandung Purin, Tempe Tetap Aman untuk Asam Urat

Meski Mengandung Purin, Tempe Tetap Aman untuk Asam Urat

Tempe sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari menu makan kita sehari-hari. Selain enak dan murah, sumber protein nabati ini juga bikin kenyang. Sayangnya, tempe sering kali langsung disalahkan ketika seseorang tiba-tiba mengeluh nyeri sendi akibat asam urat.

Banyak orang akhirnya langsung menghindari olahan kedelai ini karena menganggapnya tinggi zat purin. Pertanyaannya, benarkah tempe seburuk itu bagi penderita asam urat, atau ini sekadar mitos belaka? Berikut penjelasan lengkapnya!

Tempe Aman bagi Penderita Asam Urat

Tempe untuk Penderita Asam Urat

Anggapan tempe memicu asam urat sebetulnya cukup berdasar. Kedelai memang jadi satu pangan yang mengandung purin. Hanya saja, tak semua makanan berpurin otomatis akan membuat kadar asam urat melonjak drastis.

Dalam dunia gizi, makanan dibedakan berdasar kadar purinnya. Makanan tinggi purin (lebih dari 200 mg per 100 gram) umumnya berasal dari sumber hewani, seperti jeroan, daging merah, dan beberapa jenis seafood. Inilah yang paling cepat menaikkan asam urat dalam darah.

Sedangkan tempe, olahan kedelai ini hanya masuk dalam kategori berpurin rendah hingga sedang. Berbagai studi juga menunjukkan bahwa purin nabati dari kedelai dan kacang-kacangan tidak begitu berdampak terhadap risiko radang sendi (gout).

Tempe kaya serat, vitamin, dan senyawa bioaktif lainnya yang bagus untuk metabolisme. Justru, menghindari tempe sepenuhnya malah membuat kita rugi karena kehilangan begitu banyak asupan protein yang sangat bergizi.

Fermentasi Membuat Tempe Makin Sehat

Fermentasi Tempe

Yang membedakan dengan hidangan kedelai lainnya, tempe telah melalui proses fermentasi dengan bantuan kapang Rhizopus oligosporus. Selama proses fermentasi, kapang akan memecah senyawa pada kedelai, sehingga tempe lebih mudah dicerna.

Menariknya lagi, proses fermentasi juga ikut mengubah karakter purin di dalamnya. Alhasil, efeknya terhadap asam urat jelas berbeda dengan kedelai utuh. Menurut Wida Winarno, co-founder dari Tempe Movement, proses fermentasi ini membuat tempe semakin sehat.

“Berdasarkan penelitian ilmiah, tidak terbukti bahwa tempe menyebabkan asam urat. Justru, proses fermentasinya membuat tempe lebih baik untuk kesehatan,” jelas Wida. Saat dimakan mentah, tempe bahkan bisa memberi probiotik, prebiotik, dan paraprobiotik sekaligus.

Begitu juga saat matang, manfaatnya tidak serta-merta akan hilang. “Tempe yang dimasak pun tetap memiliki sifat paraprobiotik, sehingga masih bisa memberikan manfaat bagi tubuh, termasuk membantu pembentukan sistem imun,” tambahnya.

Cara Aman dan Sehat Mengolah Tempe

Nah, tempe tetap aman kita konsumsi selama porsinya wajar. Tidak ada satu cara makan yang paling benar, karena semua kembali pada selera dan kondisi tubuh masing-masing. Namun, agar nutrisi baik pada tempe tidak hilang, ada beberapa tips!

  • Batasi pengolahan tempe dengan metode deep-frying (goreng rendam minyak). Meski tak berbahaya untuk asam urat, tambahan lemak jenuh di minyaknya bisa berisiko memicu masalah kesehatan lain. Cobalah menumis dengan sedikit minyak atau menggunakan air fryer saja.
  • Jadikan tempe sebagai campuran hidangan sayur. Kita bisa memasukkan potongan tempe itu ke dalam sayur lodeh, tumis buncis, atau kudapan sehat lainnya. Selain lebih mengenyangkan, asupan serat harian kita juga akan ikut bertambah.
  • Cara pengolahan dengan cara mengukus atau merebus tempe dengan bumbu bacem bisa menjadi alternatif lezat yang lebih rendah kalori serta tentunya nyaman di perut. Tak ada lemak jenuh tambahan, nutrisi juga lebih tahan.

Kesimpulannya, tempe termasuk olahan pangan dengan kadar purin yang rendah. Makanan ini sangat aman bagi penderita asam urat, asal porsinya tidak berlebihan. Dengan cara pengolahan yang benar, tempe justru bisa menjadi sumber protein yang tinggi.

Keluhan nyeri sendi akibat asam urat juga bisa diobati dengan konsumsi Habbatus Sauda 4 in 1. Kapsul herbal yang memformulasikan Nigella sativa, Olea europaea, VCO, dan propolis, memiliki efek anti-inflamasi alami dan bisa membantu meredakan radang pada sendi.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG