Apakah Encok Sama dengan Asam Urat? Kenali Gejalanya!

Apakah Encok Sama dengan Asam Urat? Kenali Gejalanya!

Di Indonesia, istilah encok memang sangat akrab di telinga. Biasanya, masyarakat kita menggunakan kata ini sebagai istilah sapu jagat untuk segala jenis nyeri pada pinggang atau punggung. Nah, gejala encok, ternyata sangat mirip dengan asam urat.

Benar, keluhan ini sering dikaitkan dengan nyeri pinggang, pegal-pegal, atau rasa linu yang datang tiba-tiba, terutama pada orang berusia lanjut. Tak jarang, encok dianggap sebagai penyakit biasa akibat faktor usia atau kelelahan fisik semata.

Apakah Encok Sama dengan Asam Urat?

Ilustrasi Penyakit Encok dan Asam Urat

Mengutip informasi dari Arthritis Foundation, encok yang sebenarnya adalah istilah awam untuk penyakit Gout atau radang sendi yang muncul akibat naiknya kadar asam urat. Encok, sebenarnya bukan penyakit yang berdiri sendiri.

Jadi, jika punggung Anda sakit hanya karena salah posisi tidur atau otot tegang, itu mungkin bukan encok, melainkan nyeri otot biasa (muscle strain). Gejala encok sendiri, timbul akibat kristal asam urat yang menumpuk di dalam darah.

Perbedaan paling mencolok dengan nyeri otot biasa ialah, encok biasanya tidak hanya menyerang pinggang, tetapi juga bisa menggerus sendi-sendi lain di tubuh Anda, mulai dari jari tangan, jempol kaki, hingga sendi lutut.

Bagaimana Proses Timbulnya Encok?

Asam Urat Menyerang Jari-Jari Tangan

Secara alami, tubuh kita memproses zat yang bernama purin. Purin ini ada di dalam sel tubuh kita dan juga berasal dari makanan enak yang sering kita santap (seperti jeroan atau daging-dagingan). Hasil pengolahan purin ini adalah limbah yang kita kenal sebagai asam urat.

Dalam kondisi normal, ginjal kita akan membuang asam urat ini melalui urine dan feses. Namun, masalah muncul ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat, sehingga ginjal tak mampu membuangnya dengan cukup cepat.

Kondisi kelebihan asam urat ini dalam dunia medis punya nama hiperurisemia. Ketika asam urat menumpuk dalam darah, ia tidak larut, melainkan mengeras dan membentuk kristal-kristal tajam seperti jarum. Kristal tajam inilah, yang menumpuk di sendi dan menyebabkan nyeri.

Dan meskipun orang sering mengasosiasikan encok dengan pinggang, faktanya korban utama encok biasanya adalah jempol kaki. Selain itu, kristal asam urat juga gemar bersarang di pergelangan kaki, telapak kaki, dan lutut.

Meski lebih jarang, encok juga bisa menyerang bagian tubuh atas seperti siku, pergelangan tangan, dan jari-jari tangan. Rasa nyeri akibat encok biasanya muncul secara mendadak, bahkan bisa membangunkan penderitanya di tengah malam.

Gejala Serangan Nyeri Encok

Gejala Encok dan Asam Urat

Tidak seperti nyeri otot biasa, gejala encok itu unik karena biasanya datang tiba-tiba tanpa permisi, dan kerap terjadi di tengah malam menjelang pagi. Nah, kira-kira apa yang dirasakan penderita encok atau asam urat ini?

  • Banyak pasien menggambarkan rasa nyeri saat encok seperti tertusuk-tusuk jarum panas.
  • Bahkan, gesekan dengan kain selimut saja bisa terasa sangat menyiksa.
  • Sendi yang terkena akan terasa hangat atau panas saat kita sentuh.
  • Kulit di sekitar sendi kadang akan terlihat merah meradang dan membengkak.
  • Sendi menjadi sulit digerakkan.

Dan setelah nyeri mereda (biasanya dalam beberapa hari atau minggu), Anda mungkin merasa sudah sembuh total. Hati-hati, ini adalah fase yang terkadang menjebak. Meski tak ada rasa sakit, kristal asam urat mungkin masih terus menumpuk secara diam-diam di sendi Anda.

Jika dalam fase ini tidak diobati atau gaya hidup tidak diubah, serangan berikutnya bisa datang lebih cepat, lebih sakit, dan menyebabkan kerusakan permanen pada sendi serta jaringan sekitarnya.

Tips dan Cara Mengatasi Encok

Encok bukan hanya soal nyeri sendi saja. Encok terjadi biasanya karena pola makan dan gaya hidup kurang sehat. Oleh karena itu, pengelolaannya juga harus kita lakukan secara menyeluruh, dengan perubahan gaya hidup lebih sehat.

Dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri dan penurun asam urat. Namun, obat saja tidak akan cukup tanpa perubahan gaya hidup yang baik. Berikut adalah langkah wajib agar encok tidak lagi menjadi momok!

  • Kurangi asupan purin secara drastis. Hindari (atau setidaknya kurangi) makanan seperti jeroan, kerang, kepiting, daging merah berlemak, dan makanan pantangan asam urat lainnya. Ganti dengan makanan yang lebih aman seperti telur, sayur, buah, dan lainnya.
  • Saat sedang tidak kambuh (bebas nyeri), jangan bermalas-malasan. Lakukan olahraga ringan yang ramah sendi, seperti berenang, bersepeda santai, atau jalan kaki cepat. Targetkan minimal 30 menit, tiga kali seminggu.
  • Menurunkan berat badan secara bertahap dapat mengurangi kadar asam urat dan meringankan beban sendi Anda. Beban tubuh yang berlebih memberikan tekanan ekstra pada sendi lutut dan kaki (tempat favorit asam urat bersarang).
  • Sendi yang pernah terkena encok lebih rapuh dan rentan cedera. Hindari aktivitas fisik yang memberikan benturan keras pada sendi. Gunakan sepatu yang nyaman dan menopang kaki dengan baik.

Keluhan nyeri sendi akibat asam urat juga bisa diobati dengan konsumsi Habbatus Sauda 4 in 1. Kapsul herbal yang memformulasikan Nigella sativa, Olea europaea, VCO, dan propolis, memiliki efek anti-inflamasi alami dan bisa membantu meredakan radang pada sendi.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG