Sakit Kepala Setelah Makan Gorengan, Apakah karena Kolesterol?

Sakit Kepala Setelah Makan Gorengan, Apakah karena Kolesterol?

Siapa yang bisa menolak gorengan? Rasanya gurih dan renyah, cocok jadi teman minum kopi di sore hari. Mulai dari mendoan, bakwan, tahu isi, dan pisang goreng, semuanya tampak enak. Namun, pernahkah Anda merasakan sakit kepala setelah makan gorengan?

Jika pernah, mungkin Anda mulai bertanya-tanya, apakah ini karena kolesterol? Ternyata, memang ada alasan klasik kenapa kepala kerap sakit pasca memakan gorengan. Nah, mari kita pelajari, supaya bisa lebih bijak dalam menyantap makanan sejuta umat ini!

Lemak Trans Menjadi Penyebab Sakit Kepala Pasca Makan Gorengan

Sakit Kepala Setelah Makan Gorengan

Untuk mendapatkan tekstur gorengan yang renyah menggoda, penjual kerap memasaknya dengan minyak bekas penggorengan sebelumnya. Nah, di sinilah masalahnya muncul. Minyak yang dipanaskan berulang kali, akan menghasilkan lemak trans.

Lemak trans adalah jenis lemak jahat hasil dari proses hidrogenasi minyak nabati. Lemak trans memang bisa membuat makanan lebih awet sekaligus lezat, tetapi dampaknya terhadap tubuh juga cukup merugikan. Apa saja dampaknya?

Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), serta menyebabkan peradangan di pembuluh darah. Ketiga efek tersebut, percaya atau tidak, bisa mengganggu aliran darah ke otak, sehingga memicu sakit kepala.

Saat pembuluh darah menyempit akibat plak kolesterol, suplai oksigen ke otak jadi terganggu. Hasilnya? Kepala terasa berat, berdenyut, atau bahkan terkadang juga pusing, berputar-putar, dan berkunang-kunang.

Bahan Pemicu Pusing Lainnya

Nah, selain lemak trans, gorengan juga mengandung berbagai bahan lain yang bisa memicu sakit kepala bagi sebagian orang. Di samping kolesterol akibat lemak trans, bahan-bahan berikut juga lazim ada di gorengan.

  • Banyak pedagang menambahkan penyedap rasa agar gorengan lebih gurih. Namun konsumsi MSG dan sodium tinggi dapat memicu headache trigger bagi yang sensitif, menurut berbagai sumber.
  • Minyak yang dipakai berulang kali menghasilkan zat oksidatif berbahaya yang bisa memicu peradangan di pembuluh darah dan saraf otak.
  • Setelah makan gorengan tinggi kalori tanpa asupan serat atau protein yang cukup, gula darah bisa naik-turun dengan cepat. Fluktuasi ini sering menimbulkan rasa lemas dan pusing untuk sementara.
  • Gorengan biasanya tinggi akan garam dan lemak. Keduanya, bisa membuat tubuh kekurangan cairan bila tidak kita imbangi dengan minum air putih dan asupan cairan yang cukup.

Naiknya Kolesterol Bisa Menyebabkan Tekanan Darah Meningkat

Ilustrasi Pembuluh Darah Menyempit akibat Kolesterol

Selain menyumbat pembuluh darah, konsumsi lemak trans juga memperburuk kondisi hipertensi atau tekanan darah tinggi. Lemak jahat membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Pada akhirnya, ini bisa meningkatkan tekanan di dinding arteri.

Saat tekanan darah meningkat secara tiba-tiba, sakit kepala hebat bisa muncul, terutama di bagian belakang kepala. Ini sebabnya beberapa orang yang punya riwayat hipertensi sering merasa pusing setelah makan makanan berminyak seperti gorengan, kentang goreng, atau ayam krispi.

Apakah Gorengan Berbahaya untuk Kesehatan?

Makan gorengan tidak selalu berbahaya, asal dikonsumsi secara bijak. Gorengan yang dibuat dengan minyak yang baru, tak berlebihan garam atau penyedap, dan dimakan dalam porsi kecil sesekali, tentu masih tergolong aman bagi tubuh yang sehat.

Namun, bila Anda sering mengalami sakit kepala, mudah lelah, atau memiliki riwayat kolesterol dan tekanan darah tinggi, sebaiknya mulai mengurangi makanan berminyak. Tubuh memberi sinyal berupa sakit kepala setelah makan gorengan tentunya bukan tanpa alasan.

Selain itu, kita juga bisa mencegah dan mengatasi kolesterol tinggi dengan Habbatus Sauda 4 in 1. Produk herbal ini, terbuat dari bahan alami Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, hingga propolis. Kesemuanya, secara empiris berkhasiat dalam menjaga kolesterol tanpa efek samping.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG