Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu silent killer yang diam-diam mampu merusak organ vital tubuh jika tidak kita kendalikan dengan baik. Beberapa titik dari teknik pijat refleksi, dipercaya mampu menurunkan hipertensi ini.
Selain pengobatan medis dan tentunya penyesuaian gaya hidup, banyak juga yang meyakini metode alternatif seperti pijat refleksi mampu membantu menurunkan tekanan darah. Terapis meyakini jika pijatan pada titik-titik tertentu, mampu memengaruhi sistem peredaran darah.
Apakah Pijat Bisa Menurunkan Hipertensi?

Pijat refleksi, terutama dalam bentuk akupresur (pijat pada titik-titik meridian tubuh), cukup populer dalam pengobatan empiris Tiongkok selama ribuan tahun. Beberapa penelitian modern kini mulai mengungkap bahwa metode ini punya potensi menurunkan tekanan darah secara alami.
Namun, penting untuk kita pahami bahwa teknik ini bukanlah pengganti obat hipertensi, melainkan pelengkap dan pendukung saja. Dengan hipertensi yang lebih terkendali melalui bantuan pijat, harapannya bisa menekan gejala pada penderita.
Titik Pijat untuk Meredakan Darah Tinggi
Nah, dalam praktiknya, pada kasus hipertensi, terapis biasanya lebih menekankan beberapa titik-titik meridian tubuh. Berikut ini adalah beberapa titik pijat refleksi utama untuk membantu meredakan tekanan darah tinggi.
1. LV3 (Tai Chong)

Lokasinya ada di punggung kaki, tepatnya di celah antara jempol kaki dan jari kedua. Efektivitas titik pijat LV 3 (Tai Chong) ini juga didukung penelitian oleh sejumlah mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, mereka mengamati efek pijat titik terhadap tekanan darah.
Hasilnya, dengan teknik pijat selama 15 menit menggunakan ibu jari, rata-rata responden menunjukkan penurunan tekanan sistolik antara 5-33 mmHg dan diastolik sebesar 3-18 mmHg. Selain itu, titik pijat ini juga bermanfaat menenangkan sistem saraf dan mengatasi emosi.
2. GV 20 (Baihui)
Lokasinya di garis tengah kepala, tepat di pertemuan garis imajiner antara kedua telinga. Terapis meyakini titik Baihui sebagai pusat ketenangan, saat kondisi stres, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin dan kortisol, yang membuat pembuluh darah menyempit.
Pijatan ringan di titik ini mampu meredakan stres dan kecemasan (salah satu penyebab tekanan darah tinggi), yang secara tidak langsung membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, titik pijat ini juga bermanfaat untuk meredakan migrain dan insomnia.
3. LI 4 (Hegu)

Lokasinya di punggung tangan, di antara ibu jari dan telunjuk, tepatnya di tonjolan otot. Titik LI 4 (Hegu) sering digunakan untuk meredakan nyeri dan mengatasi sakit kepala yang menjadi salah satu gejala umum tekanan darah tinggi.
Dalam konteks hipertensi, terapis meyakini jika memijat titik ini dapat memberikan efek analgesik (pengurang rasa sakit) serta meningkatkan relaksasi. Namun, titik pijat ini tidak disarankan bagi ibu hamil, karena bisa memicu kontraksi.
4. PC 6 (Nei Guan)

Lokasinya sekitar empat jari dari lipatan pergelangan tangan bagian dalam, sejajar dengan tendon. Terapis meyakini jika titik PC 6 (Nei Guan) memiliki peran penting dalam membantu mengatur ritme jantung, melebarkan pembuluh darah, dan menenangkan sistem saraf otonom.
Beberapa praktisi juga menggunakan pijatan pada titik ini untuk mengatasi mual dan gangguan jantung ringan. Terapis juga mengklaim titik ini mampu membantu proses regenerasi sel dan meningkatkan kualitas tidur.
5. GB 20 (Fengchi)
Lokasinya di bawah dasar tengkorak, di kedua sisi leher bagian atas, dekat otot trapezius. Titik GB 20 (Fengchi) sangat efektif untuk meredakan rasa tegang pada leher dan bahu, yang sering menjadi salah satu tanda tekanan darah tinggi.
Melansir dari Hello Sehat, dalam satu penelitian di Palu, kombinasi akupresur pada titik ini dan konsumsi obat anti-hipertensi menghasilkan penurunan tekanan darah yang signifikan daripada jika mengonsumsi obat saja.
Penutup
Pijat refleksi adalah terapi alternatif yang cenderung aman dan rendah efek samping. Beberapa penelitian terhadap titik-titik pijat bahkan telah berhasil membuktikan kebenaran manfaatnya bagi penderita hipertensi.
Namun, meski demikian, teknik pijat belum bisa menggantikan obat primer sebagai penurun tekanan darah. Jika Anda sedang menjalani pemeriksaan medis, pastikan tetap mengonsumsi obat sembari berkonsultasi soal terapi pijat.
Penderita juga bisa berikhtiar menjaga tekanan darah dengan rutin mengonsumsi Habbatus Sauda 4 in 1. Produk yang terformulasi dari Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis ini, terbukti secara empiris mampu membantu menurunkan tekanan darah.

