Butuh Berapa Lama bagi Kadar Kolesterol Bisa Normal Kembali?

Butuh Berapa Lama bagi Kadar Kolesterol Bisa Normal Kembali?

Kolesterol biasanya akan berangsur-angsur menurun dengan perubahan gaya hidup, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, dengan cara itu kira-kira butuh berapa lama bagi kadar kolesterol untuk bisa normal kembali?

Nah, sebenarnya, waktu yang dibutuhkan untuk menormalkan kadar kolesterol itu tidaklah instan dan bisa berbeda-beda pada setiap orang. Lalu, apa saja faktor yang memengaruhi, dan berapa lama rata-rata kolesterol bisa kembali ke angka normal? Mari kita bahas lebih lanjut.

Efek Perubahan Gaya Hidup Bisa Terasa Mulai dari Hari Pertama

Ilustrasi Sakit Kepala karena Kolesterol

Menurut Dr. Karishma Patwa, seorang dokter spesialis jantung dari Manhattan Cardiology, ketika Anda memutuskan untuk mulai makan sehat dan aktif olahraga, tubuh akan langsung merespons perubahannya dengan cukup cepat.

Dalam beberapa hari pertama sejak kita memperbaiki gaya hidup, organ hati (liver) akan mulai mengubah cara kerjanya dalam mengelola kolesterol. Hal ini juga diamini oleh Dr. Tariqshah Syed, Kepala Kardiologi di Holy Name Medical Center.

Menurut Dr. Syed, keputusan sederhana seperti mengurangi makan gorengan dan mulai rutin berjalan kaki sudah mengarahkan metabolisme tubuh ke arah yang lebih positif sejak hari pertama.

Namun, meski organ dalam sudah mulai berbenah di hari-hari awal, perubahan kadar kolesterol biasanya membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk benar-benar kembali ke kadar normal.

Secara umum, para ahli menyebutkan bahwa penurunan kolesterol di dalam darah baru akan terasa dalam kurun 3 hingga 12 minggu. Hal ini juga tergantung pada seberapa konsisten usaha yang kita lakukan.

Peran Pola Makan Sehat dalam 3 Minggu Pertama Mengembalikan Kadar Kolesterol Normal

Sayur Makanan Tinggi Serat untuk Membantu Kolesterol Normal Kembali

Apa yang masuk ke dalam tubuh akan sangat menentukan seberapa cepat kolesterol bisa turun. Agar perubahan bisa mulai terlihat dalam 3 minggu, memulai membenahi pola makan adalah langkah yang paling efektif.

Dr. Patwa menyarankan tiga hal penting; kurangi asupan lemak jenuh (seperti pada daging merah berlemak dan makanan bersantan), batasi makanan ultra-processed (makanan kemasan instan), dan perbanyak asupan serat larut.

Serat larut banyak terdapat pada oatmeal, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Serat larut akan mengikat kolesterol di dalam sistem pencernaan dan membuangnya sebelum sempat diserap masuk ke dalam aliran darah.

Memperbanyak Olahraga untuk Menambah Kadar Kolesterol Baik

Kurang Olahraga, Penyebab Daya Tahan Tubuh Lemah

Jikalau makanan sehat bertugas membatasi kolesterol yang masuk, maka olahraga bertugas memaksimalkan sistem pembersihan di dalam tubuh. Olahraga yang konsisten punya dampak yang besar terhadap peningkatan kadar kolesterol baik (HDL).

Tugas utama HDL ialah berkeliling di dalam aliran darah, mengambil kelebihan kolesterol jahat, dan membawanya kembali ke hati untuk dihancurkan dan dikeluarkan dari tubuh. Semakin rutin berolahraga, maka semakin banyak HDL yang akan kita miliki.

Jika Anda bisa konsisten menggabungkan latihan kardio (seperti joging, bersepeda, atau berenang) dengan latihan beban setiap minggu, perubahan kadar kolesterol biasanya sudah mulai terlihat lebih cepat, yaitu di minggu ke-4 hingga minggu ke-8.

Seberapa Banyak Kolesterol Turun dengan Pola Makan Sehat dan Olahraga?

Lalu, apa yang terjadi jika kamu menggabungkan kekuatan pola makan sehat dan olahraga yang rutin? Nah, Dr. Patwa memberikan hitung-hitungan yang mudah untuk kita pahami.

  • Jika kita hanya mengubah pola makan, kita bisa menurunkan kolesterol sekitar 20 persen.
  • Jika hanya mengandalkan olahraga, kadar kolesterol bisa turun sekitar 10 persen.
  • Namun, jika kita menggabungkan keduanya, kita bisa menurunkan kolesterol jahat ke kadar normal, hingga 30 persen.

Namun, Dr. Syed sangat menekankan bahwa kuncinya adalah konsistensi. Menurunkan kolesterol bukan sekadar program tahan godaan sementara lalu kembali makan sembarangan, melainkan komitmen yang perlu konsistensi jangka panjang.

Sebagai ikhtiar lanjutan, Habbatus Sauda 4 in 1 juga bisa menjadi opsi untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal. Formula Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis di dalamnya, terbukti secara empiris berkhasiat untuk kesehatan pembuluh darah dan metabolisme lemak.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG