Kolesterol tinggi sering dijuluki sebagai silent killer karena jarang memicu gejala awal. Padahal, saat kadar kolesterol jahat (LDL) terlalu tinggi, lemak akan menumpuk dan membentuk plak di dalam pembuluh darah kita.
Dan ternyata, warna lidah yang keunguan biasanya ada hubungannya langsung dengan sirkulasi darah. Menurut jurnal Frontiers in Medicine, kondisi ini bisa menjadi petunjuk adanya perubahan pada pembuluh darah di area bawah lidah (sublingual).
Apakah Lidah Ungu Ciri Kolesterol Tinggi?

Bintik-bintik ungu ini biasanya muncul saat aliran darah kita melambat, atau istilah medisnya stasis. Coba perhatikan lebih jelas, pembuluh darah di bawah lidah umumnya akan terlihat lebih tebal, berwarna gelap, atau agak bengkok.
Namun yang perlu kita ingat ialah, lidah keunguan bukanlah tanda pasti dari kolesterol tinggi. Kondisi ini lebih sering timbul karena masalah sirkulasi atau kurangnya kadar oksigen di dalam darah, seperti misalnya sinaosis.
Sianosis kerap menyebabkan kulit, bibir, atau jaringan tubuh lainnya membiru akibat kurangnya oksigen, dan kondisi ini lebih erat kaitannya dengan gangguan paru-paru atau jantung ketimbang kolesterol.
Waspada Juga dengan Bibir Kebiruan
Mengutip dari laman CNBC, bibir yang berubah warna menjadi merah gelap, keunguan, atau seperti kebiruan juga bisa menjadi lampu kuning ada masalah pada aliran darah atau kadar oksigen.
Namun sekali lagi, ini bukanlah patokan yang mutlak dari kolesterol tinggi. Singkatnya, kita tidak bisa memastikan kadar kolesterol seseorang hanya dengan melihat perubahan warna pada lidah atau bibirnya.
Gejala Kolesterol yang Sebenarnya

Sesuai dengan julukannya sebagai silent killer, kolesterol tinggi tidak akan memunculkan keluhan hingga penumpukan plak menyumbat pembuluh darah. Ketika hal itu terjadi, beberapa gejala yang patut diwaspadai meliputi berikut ini!
- Rasa nyeri di dada.
- Sensasi seperti ditusuk atau ditekan kuat di area dada.
- Sesak napas.
- Jantung tiba-tiba berdebar kencang atau berdetak tak beraturan.
Meski begitu, gejala-gejala tadi juga bisa jadi pertanda penyakit lain. Jadi, satu-satunya cara paling pasti buat mengecek kadar kolesterol kita yang sebenarnya adalah dengan melakukan tes darah di laboratorium.
Dokter biasanya akan merekomendasikan pemeriksaan profil lipid untuk mengukur kadar kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), serta trigliserida dalam tubuh. Tes kolesterol akan memperlihatkan apakah kadar kolesterol kita termasuk tinggi atau tidak.
Sebagai ikhtiar menjaga kadar kolesterol, Habbatus Sauda 4 in 1 juga bisa menjadi opsi untuk menjaganya tetap normal. Terbuat dari Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis, yang terbukti secara empiris berkhasiat untuk kesehatan pembuluh darah dan metabolisme lemak.


