Gula Darah Tinggi, Amankah Rutin Minum Susu Sebelum Tidur?

Gula Darah Tinggi, Amankah Rutin Minum Susu Sebelum Tidur?

Tidak sedikit orang, punya kebiasaan minum susu sebelum tidur. Namun, di balik kebiasaan sederhana ini, muncul pertanyaan penting bagi penderita gula darah tinggi. Amankah rutin minum susu sebelum tidur untuk kadar gula darah?

Nah, jawabannya ternyata tak sesederhana boleh atau tidak boleh. Ada banyak faktor yang turut berperan di sini, mulai dari jenis susu yang Anda pilih, seberapa banyak porsinya, hingga bagaimana kondisi metabolisme tubuh saat itu.

Kondisi Gula Darah di Malam Hari

Ilustrasi Cek Gula Darah

Tubuh manusia bekerja dengan mengikuti jam alami yang kita kenal sebagai ritme sirkadian. Jam biologis inilah yang mengatur kapan metabolisme harus bekerja dengan cepat, dan kapan waktunya untuk beristirahat.

Pada siang sampai sore hari, tubuh kita lebih siap menerima asupan energi. Sensitivitas insulin di waktu-waktu ini masih lumayan tinggi. Artinya, gula dari makanan atau minuman yang masuk bisa berpindah dengan sangat efisien dari darah ke dalam sel untuk menjadi tenaga.

Namun, ketika malam tiba, ceritanya mulai berbeda. Metabolisme tubuh secara alami akan melambat karena bersiap untuk tidur. Respons sel tubuh terhadap insulin juga cenderung akan menurun.

Akibatnya, jika Anda mengonsumsi karbohidrat di malam hari, termasuk laktosa, yaitu gula alami yang ada di dalam susu, kenaikan gula darah bisa terjadi lebih tinggi atau bertahan lebih lama.

Kondisi ini bakal lebih terasa dampaknya jika Anda punya prediabetes, diabetes, atau pola tidur yang berantakan. Kebiasaan begadang atau kurang tidur bisa memicu naiknya hormon stres (kortisol) yang pada akhirnya mengganggu kerja insulin.

Nah, beberapa ahli menyarankan untuk membatasi susu saat malam bagi penderita gula darah bukan karena terlarang, melainkan karena cara tubuh kita memproses gula di malam hari memang berbeda.

Tidak Semua Susu Kandungannya Sama

Tips Minum Susu Sebelum Tidur yang Aman untuk Kadar Gula Darah

Susu pada dasarnya bernutrisi tinggi. Hanya saja, kita juga tak boleh lupa kalau susu mengandung karbohidrat alami berupa laktosa. Saat diminum malam hari, laktosa ini tetap akan dicerna oleh tubuh dan berpotensi menyumbang angka pada kadar gula darah.

Untung saja, susu juga mengandung protein serta lemak. Kedua nutrisi ini sangat membantu memperlambat penyerapan glukosa, sehingga lonjakan gula darah tidak terjadi secara tiba-tiba atau drastis pasca meminumnya.

Namun, efek penyeimbang dari protein dan lemak ini bisa jadi tidak berguna jika Anda salah pilih jenis susu. Susu dengan pemanis buatan, misalnya susu kental manis, susu bubuk aneka rasa, dan sejenisnya, sangatlah berisiko membuat gula darah Anda melonjak.

Sebaliknya, jika Anda memilih susu segar tanpa gula tambahan (plain milk), susu rendah lemak, atau bahkan alternatif nabati seperti susu almond tanpa pemanis atau susu kedelai murni, respons gula darah tubuh cenderung akan lebih stabil.

Tips Minum Susu Sebelum Tidur yang Aman untuk Gula Darah

Lantas, apakah kita harus berhenti minum susu sebelum tidur? Tentu tidak, Anda tetap bisa menikmati rutinitas ini tanpa harus khawatir, asalkan memperhatikan dua kunci utamanya, yakni waktu dan porsi. Biar tetap aman dan sehat, coba terapkan beberapa kebiasaan ini!

  • Mengingat metabolisme cenderung melambat saat tidur, sebaiknya minumlah susu sekitar 1-2 jam sebelum tidur. Waktu ini cukup bagi tubuh untuk mencerna asupan tersebut dengan baik.
  • Ingat, susu meski murni, tetap punya karbohidrat. Porsi kecil hingga sedang, yaitu sekitar 200 ml (satu gelas standar), sudah sangat cukup dan disarankan, terutama buat Anda yang perlu menjaga gula darah.
  • Jangan kombinasikan susu dengan asupan karbohidrat lainnya, semisal roti atau yang sejenisnya. Jadikan susu sebagai minuman tunggal yang menenangkan, tanpa tambahan camilan karbohidrat sederhana.

Menjaga stabilitas gula darah adalah perjalanan panjang yang terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil seperti ini. Dengan  lebih kritis terhadap hal yang kita lakukan setiap hari, kita sudah mengambil langkah yang bagus untuk menjaga kesehatan.

Selain itu, penderita diabetes atau gula darah tinggi juga bisa berikhtiar untuk menjaga kadar gula darah dengan produk herbal Habbatus Sauda 4 in 1. Formula Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis, terbukti empiris berkhasiat untuk menjaga kadar gula dan tekanan darah.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG