Masyarakat Indonesia terbiasa menyajikan hidangan-hidangan khas saat Lebaran tiba. Bagi penderita asam urat, ini bisa menjadi dilema tersendiri. Mengingat, hidangan khas Lebaran ini, sangat berpotensi bikin asam urat kambuh.
Nah, beberapa hidangan khas Lebaran, ternyata diam-diam bisa jadi penyumbang naiknya kadar asam urat dalam tubuh. Tentu saja, Lebaran bukan berarti kita tak boleh makan enak sama sekali. Hanya saja, kita perlu menyaringnya kembali.
Hidangan Lebaran yang Bikin Asam Urat Kambuh
Mengenali mana saja hidangan yang bisa memicu asam urat sangat penting agar kita tahu kapan harus berhenti memakannya. Berikut ini, adalah beberapa hidangan Lebaran yang berpotensi memicu asam urat.
1. Jeroan

Di balik kelezatannya, jeroan adalah hidangan Lebaran dengan kadar purin tertinggi. Purin ini adalah senyawa alami yang jika dicerna oleh tubuh, maka ia akan diubah menjadi asam urat dan berpotensi memicu rasa nyeri.
Fakta ini juga termuat dalam studi yang terbit dalam jurnal Biological and Pharmaceutical Bulletin tahun 2014, yang menunjukkan bahwa organ hewan seperti hati, ginjal, dan limpa termasuk makanan dengan kandungan purin paling tinggi ketimbang bagian daging lainnya.
Jadi, di saat kita memakan jeroan dalam porsi besar, kita berisiko mengalami hiperurisemia (kondisi di mana kadar asam urat melonjak melampaui batas normal). Saat asam urat mengkristal dan mengendap, sendi bisa saja terasa nyeri.
2. Aneka Olahan Daging

Lebaran tanpa daging merah rasanya tentu seperti ada yang kurang. Rendang yang bumbunya meresap, semur daging yang manis gurih, atau sate kambing umumnya jadi menu yang wajib. Aneka olahan daging ini biasa ada saat Lebaran tiba.
Daging sapi dan kambing memang tidak sepenuhnya terlarang, hanya saja, hidangan ini tergolong makanan dengan kandungan purin tingkat sedang hingga tinggi. Jika konsumsinya berlebihan, potensi kambuhnya asam urat akan naik.
Hal ini didukung oleh studi yang dimuat dalam Asia Pacific Journal Clinical Nutrition tahun 2018, dijelaskan bahwa konsumsi tinggi daging merah erat kaitannya dengan peningkatan kadar asam urat dan risiko serangan gout (penyakit asam urat) pada sebagian orang.
3. Makanan Laut

Bosan dengan daging, biasanya hidangan laut seperti udang balado, cumi saus tiram, atau ikan goreng jadi pelarian saat Lebaran. Dan banyak yang mengira makan seafood itu lebih aman dan ringan daripada makan daging merah, padahal tidak.
Beberapa jenis makanan laut justru mempunyai kadar purin yang tinggi, terutama kerang, udang, sarden, dan ikan teri. Mengonsumsi seafood jenis ini dalam jumlah yang kelewat batas bisa memicu produksi asam urat yang berlebih.
4. Makanan Berkuah Pekat

Ini jadi satu hidangan yang sering tak kita sadari. Opor, gulai, atau semur biasanya dimasak selama berjam-jam agar dagingnya empuk dan bumbu meresap. Nah, tahukah Anda, apa yang terjadi selama proses perebusan yang lama itu?
Sari-sari dalam daging dan tulang, termasuk purin di dalamnya, dapat ikut larut dan menyatu dengan kuah. Artinya, kuah kental dan gurih yang biasa kita siramkan ke atas ketupat itu sebenarnya memiliki konsentrasi purin yang tinggi.
5. Sirup dan Kue Manis

Sering tidak kita sadari, gula juga menjadi hidangan yang kurang baik bagi penderita asam urat. Terutama gula yang mengandung fruktosa, misalnya pada minuman kemasan, soda, sirup, atau es buah yang biasa kita minum setelah makan opor.
Saat tubuh memetabolisme fruktosa di dalam organ hati, tubuh menggunakan cadangan energi sel yang kemudian menghasilkan senyawa pembentuk asam urat dengan cepat. Lebih parahnya lagi, konsumsi gula berlebih bisa bikin kerja ginjal kewalahan.
Di saat ginjal sudah kelelahan, keseimbangan antara produksi dan pembuangan asam urat menjadi terganggu. Alhasil, asam urat jauh lebih mudah menumpuk di dalam tubuh karena gagal dibuang oleh ginjal.
Bolehkah Penderita Asam Urat Memakan Hidangan yang Mengandung Purin?
Membaca daftar di atas mungkin bikin Anda khawatir. Namun tenang saja, menikmati hidangan Lebaran tak perlu disertai rasa takut yang berlebihan. Kita tetap boleh memakannya, asalkan porsinya tidak berlebihan.
Sebuah studi dalam International Journal of Cardiology tahun 2016 menjelaskan bahwa sebagian besar asam urat di dalam tubuh sebenarnya berasal dari proses metabolisme alami sel tubuh kita sendiri, hanya sepertiga yang berasal dari makanan.
Artinya, hidangan khas Lebaran ini memang bisa bikin asam urat kambuh, tetapi ia bukanlah satu-satunya penentu. Masalah biasanya baru muncul ketika pola makan tinggi purin ini berlangsung terus-menerus, atau jika metabolisme asam urat tubuh terganggu.
Nah, keluhan nyeri sendi akibat asam urat ini, bisa diobati dengan konsumsi Habbatus Sauda 4 in 1. Kapsul herbal yang diformulasikan dari Nigella sativa, Olea europaea, VCO, dan propolis, memiliki efek anti-inflamasi alami dan bisa membantu meredakan radang pada sendi.

