Cara Sehat Konsumsi Daging ala Dokter, Bebas Kolesterol!

Cara Sehat Konsumsi Daging ala Dokter, Bebas Kolesterol!

Menyantap aneka hidangan daging bersama keluarga memang terasa sangat nikmat. Namun, seseru apa pun momennya, jangan sampai kita kalap dan lupa diri. Ada beberapa cara sehat konsumsi daging ala dokter agar kita terbebas dari kolesterol!

Menurut dr. Aru Ariadno, Sp.PD-KGEH, dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroenterologi-hepatologi dari Mayapada Hospital, perayaan makan-makan seperti hari raya kurban terkadang menjadi waktu di mana banyak orang mengabaikan batasan tubuhnya.

Cara Sehat Konsumsi Daging ala Dokter

“Yang harus diwaspadai adalah terjadinya hipertensi, peningkatan asam urat, dan kadang-kadang ada beberapa kasus peningkatan kolesterol,” kata dr. Aru. Nah, dr. Aru membagikan beberapa prinsip dasar yang bisa kita terapkan saat menyantap olahan daging.

1. Porsi Secukupnya

Cara Sehat Konsumsi Daging, Perhatikan Posinya

Kunci utamanya sebenarnya sangat sederhana, makanlah seperti biasa. “Konsepnya ialah yang penting jangan berlebih, makan seperti biasa, jangan berlebih, kemudian bagaimana cara memasaknya,” kata dr Aru.

Nah, mentang-mentang sedang banyak stok daging di rumah, bukan berarti kita harus menghabiskannya dalam satu hari. Tubuh tetap membutuhkan waktu untuk mencerna protein hewani. Menyantap melebihi kapasitas biasanya justru membuat sistem pencernaan bekerja terlalu keras.

2. Waspada Gula, Garam, dan Lemak

Garam, Gula, dan Bumbu

Cara sehat konsumsi daging lainnya adalah dengan memerhatikan takaran gula, garam, dan lemak. Karena bukan cuma dagingnya saja yang perlu kita waspadai, tetapi juga bumbu dan bahan tambahan yang ada di dalamnya.

“Mungkin jangan terlalu asin, jangan dibuat dalam bentuk yang berlemak,” tambah dr. Aru. Hal ini sangat krusial, terutama bagi yang sudah memiliki riwayat diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi. Kurangi asupan garam agar tekanan darah tetap aman terkendali.

3. Perhatikan Cara Masaknya

Memasak

dr. Aru bertutur bahwa hidangan seperti rendang atau gulai itu pada dasarnya tidak masalah. Yang sering menjadi bumerang adalah ketika hidangan tersebut memakai santan yang terlalu kental, sangat berminyak, atau dipanaskan berulang kali hingga lemak jenuhnya menumpuk.

Gangguan metabolik terjadi bukan hanya karena dagingnya saja, melainkan karena tumpukan lemak dari proses memasak tersebut. Usahakan untuk mengimbangi hidangan bersantan dengan olahan daging rebus atau bakar dengan sedikit minyak.

4. Kenali Kondisi Tubuh

Pada akhirnya, kita lah yang paling tahu kondisi tubuh. “Jika memang tak memungkinkan karena kita sudah punya gangguan kesehatan sebelumnya, ya sebaiknya jangan dimakan atau dibatasi secara ketat,” tambah dr. Aru.

Sebagai ikhtiar lanjutan, Habbatus Sauda 4 in 1 juga dapat menjadi opsi untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal. Formula Nigella sativa, Oleum europaea, VCO, dan propolis di dalamnya, terbukti secara empiris berkhasiat untuk kesehatan pembuluh darah dan metabolisme lemak.

Habbatus Sauda 4 in 1 200 Kapsul

BELI SEKARANG